Nama : CINDI NOVITA SARI
NPM : 1801051016
Kelas : PGMI B SEMESTER 4
Tugas : Review Kelompok 12
Mata
Kuliah : Psikologi Perkembangan
PSIKOLOGI
PERKEMBANGAN PADA MASA USIA LANJUT
Lansia merupakan tahap
akhir dari siklus perkembangan manusia. Undang-undang No.13 Tahun 1998 tentang
Kesejahteraan Lanjut Usia. Menetapkan batasan umur lansia di Indonesia adalah
60 tahun keatas. Indonesia adalah termasuk negara yang memasuki era penduduk
berstruktur lanjut usia (aging structured
population) karena dari tahun ke tahun, jumlah penduduk indonesia yang
berusia 60 tahun keatas semakin meningkat. Lansia ditandai dengan psoses
penuaan, dimana penuaan adalah proses alamiah yang terjadi sebagai dampak dari
perubahan usia yang ditandai dengan penurunan kondisi fisik dan psikis.
A.
Krisis
Hidup
Perubahan fisik
dengan kemunduran kemampuan fisik maupun fisiologis serta perubahan emosi dan
sosial sebagai reaksi atas perubahan yang terjadi dapat menimbulkan krisis
paruh baya. Kondisi krisis paruh baya berlangsung selama 3-5 tahun sejak
seseorang memasuki paruh baya/usia lanjut. Dinamika krisis terjadi berawal dari
kekecewaan, peningkatan setres, dan perubahan gaya hidup serta cara kerja, yang
mengarahkan ke depresi, traumatis, melarikan diri secara drastis. Krisis yang
di hadapi berkaitan erat dengan setres yang di hadapi.
B.
Menghadapi
Berbagai Macam Penyakit
Peningkatan
populasi lansia ternyata akan diikuti dengan peningkatan resiko untuk menderita
penyakit kronis seperti diabetes melitus, penyakit serebrovaskuler, penyakit
jantung koroner osteoporosis penyakit musculoskeletal, dan penyakit paru. Penyakit
kronis merupakan penyakit yang berkepanjangan dan jarang sembuh sempurna. Penyakit
kronis akan menyebabkan masalah medis, sosial dan psikologis yang akan membatasi
aktivitas dari lansia.Banyak upaya yang dilakukan untuk menyembuhkan sakitnya
dengan memadukan dua pendekatan yaitu secara medis dan secara tradisional.
C.
Problem
Anak Cucu
Di Indonesia,
hukum dalam hak pengasuhan anak tidak terlalu menjadi masalah, bahkan jarang
sekali diperhatikan, kecuali jika terjadi peristiwa luar biasa seperti
meninggalnya kedua orang tua akibat kecelakaan atau anak-anak ditelantarkan
oleh orang tua mereka. Akan tetapi, masalah keuangan dan keluarga merupakan
masalah sehari-hari yang menimbulkan stres bagi kakek-nenek yang mengasuh cucu
mereka, terutama jika kakek dan nenek tidak memiliki penghasilan sendiri. Masalah
keuangan menimbulkan stres karena pendanaan untuk pengasuh dikendalikan oleh
orang tua anak, sementara kakek dan nenek hanya berperan sebagai pengasuh,
namun mereka pun bertanggung jawab atas kesejahteraan anak. Disamping itu,
adanya hubungan kekeluargaan antara kakek-nenek dan cucumereka menumbuhkan
kedekatan emosional, sementara para cucu cenderung memperoleh kemanjaan dari
kakek-neneknya.
D.
Persiapan
Hari Tua dan Kematian
Beberapa orang
mengungkapkan bahwa mereka menghadapi kematian dengan memperbanyak beribadah,
semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan pasrah pada Tuhan. Proses yang
diharapkan lansia dalam menghadapi kematian dibagi kedalam 3 subtema yaitu,
kondisi yang diharapkan dalam proses menghadapi kematian, tempat yang
diharapkan dalam proses dalam menghadapi kematian. Sebagian besar lansia ingin
menghadapi kematian dengan proses yang cepat, husnul khotimah dan lansia
lainnya pasrah ingin meninggal dalam kondisi apapun. Lansia juga ingin
mendapatkan dukungan keluarga dalam proses menghadapi kematian, namun terdapat
satu orang lansia yang ingin menghadapi kematian sendiri.
E.
Perkembangan
Agama Usia Lanjut
Kecenderungan
untuk menerima pendapat keagamaan yang semakin meningkat pada umur-umur ini
pengakuan terhadap realitas tentang kehidupan akhirat baru muncul sampai 100%
setelah usia 90 tahun. Peningkatan kehidupan keagamaan pada lansia penyebabnya
adalah karena adanya penurunan kemampuan seksual. Menurut pendukung pendapat
ini lansia mengalami prustasi dibidang seksual sejalan dengan penurunan
kemampuan fisik dan frustasi semacam ini dinilai sebagai satu-satunya faktor
yang membentuk sikap keagamaan. Ciri-ciri keberagamaan lansia dapat diuraikan
sebagai berikut: (1) Kehidupan keagamaan manusia lanjut usia sudah mencapai
tingkat kemantapan. (2) Meningkatnya kecenderungan untuk menerima pendapat
keagamaan yang berasal dari luar dirinya. (3) Mulai muncul pengakuan terhadap
realitas tentang kehidupan akhir secara lebih sungguh-sungguh. (4) Sikap
keagamaan cenderung mengarah kepada kebutuhan saling cinta antar sesama manusia
dan sifat-sifat luhur. (5) Timbul rasa takut kepada kematian.
F.
Pemeliharaan
Kesehatan
Secara biologis berbagai penyakit
yang berkaitan dengan perubahan menjadi tua akan muncul pada kegiatan
sehari-hari seperti rematik, tekanan darah tinggi, ketidakmampuan melakukan
kegiatan sehari-hari. Pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia haru ditujukan
untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif scara sosial maupun ekonomis
sesuai dengan martabat kemanusiaan.
G.
Coping
Postpower Syndrome
Postpower syndrom adalah gejala
yang terjadi dimana “penderita” hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa
lalunya dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Hal ini
selalu dialami terutama pada orang-orang yang sudah lansia dan pensiun dari
kerjaan. Para pesiun yang mengalami gejala ini sering kali dihubungkan dengan
fikiran yang irisional, biasanya para pensiun yang mengalami hal ini berfikir
bavhwa setelah ia pensiun dan sudah tidak memiliki jabatan atau kekuasaan lagi
ia tidak akan dihargai dan dihormati lagi oleh masyarakat ataupun keluarga
sendiri. Ada beberapa proses self healing (penyembuhan diri) dengan kekuatan
fikiran melalui beberapa tahapan yaitu: (1) Meyakinkan bahwa setiap orang
memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri dengan kekuatan fikiran. (2) Memahami
bahwa proses penyembuhan tidak terjadi dilevel pikiran sadar, tetapi dilevel
pikiran bawah sadar yang memungkinkan manusia berhubungan dengan Tuhan. (3) Berdoa
dan meminta apa yang kita inginkan. (4) Bermeditasi, dalam arti berserah diri
pada Tuhan dengan cara duduk tenang dan melepaskan semua masalah atau beban
fikiran, dan memberikan Tuhan mengambil alih semua masalah tersebut.
Komentar
Posting Komentar