A New Journey

Perihal jodoh harus dikejar atau ditunggu? Kata cak Nun, "kamu harus berbuat benar terlebih dahulu kepada dirimu sendiri dan bersabar". Sederhana tapi sangat bermakna. Mirip-mirip dengan kalimat "self love", tapi menurutku kalo self love banyak yang mengartikan untuk berbuat apapun yang kita suka. Kalo cak Nun konteksnya lebih ke perbaiki diri terlebih dahulu, kamu harus baik terhadap diri kamu sendiri, harus sayang, harus menjaga kesehatan diri, tidak membuat diri berpikir negatif, tidak membuat kerusakan terhadap diri, harus cinta dengan diri sendiri lalu bersabar. Insyaallah, Allah beri yang kita butuhkan. Kalau diri sudah baik, Insyaallah akan selalu dilingkupi oleh kebaikan juga. Wallahu a'lam. Tapi, kalau kamu masih galau dan meresahkan masa lalu, aku hanya tau, kamu belum melakukan kebaikan terhadap dirimu. Let's make a new journey Cin. Allah ada untuk kamu, sayang banget kalau hidup cuma sekali dan cuma digunain untuk menyesali masa lalu. Gapai ilmu ...

Review Kelompok 1 (Pengertian Psikologi Perkembangan, Prinsip Perkembangan, Faktor-Faktor Pengaruh terhadap Perkembangan) dan Kelompok 2 (Sejarah Psikologi Perkembangan: Sejarah Lahir Dan Perkembangan Ilmu Psikologi Perkembangan, Madzhab/Aliran)

REVIEW KELOMPOK 1

Nama               : CINDI NOVITA SARI
NPM               : 1801051016
Kelas               : PGMI B SEMESTER 4
Tugas               : Review Kelompok 1
Mata Kuliah    : Psikologi Perkembangan

Pengertian Psikologi Perkembangan, Prinsip Perkembangan, Faktor-Faktor Pengaruh terhadap Perkembangan

A.    Pengertian Psikologi Perkembangan
Psikologi (dari bahasa Yunani kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa /mental. psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. Jadi, pengertian psikologi secara harfiah adalah ilmu tentang jiwa. Istilah psikologi digunakan pertama kali oleh seorang ahli dari Jerman yang bernama Philip Melancchton.
Perkembangan dalam bahasa inggris disebut development. Santrock mengartikan perkembangan adalah pola perubahan yang dimulai sejak masa konsepsi dan berlanjut sepanjang kehidupan. Didalam istilah perkembangan termasuk istilah perkembangan dan pertumbuhan. Perkembangan berorientasi proses mental, sedangkan pertumbuhan lebih berorientasi pada peningkatan ukuran dan struktur. Perkembangan berlangsung seumur hidup, sedangkan pertumbuhan mengalami batas waktu tertentu. Perkembangan berkaitan dengan hal hal yang bersifat fungsional, sedangkan pertumbuhan bersifat biologis. Perkembangan adalah perubahan psikis (kondisi mental) yang bersifat progresif (kemajuan atau kearah perbaikan) dan menyebabkan tercapainya kemampuan dan sifat sifat yang baru. Perkembangan individu merupakan sesuatu yang kompleks, artinya banyak faktor yang turut berpengaruh dan saling terjalin dalam berlangsungnya proses perkembangan, baik unsur bawaan maupun unsur pengalaman yang diperoleh dalam berinteraksi dengan lingkungan sama-sama memberikan kontribusi tertentu terhadap arah dan laju perkembangan tersebut.

B.     Prinsip Perkembangan
Prinsip yang paling utama dalam perkembangan itu adalah bahwa perkembangan pada dasarnya saling terkait secara erat dan mengikuti pola atau arah tertentu. Prinsip prinsip perkembangan yaitu sebagai berikut :
1.      Perkembangan mencakup proses proses biologis, kognitif, dan Sosio Emosional.
a.       Proses bilogis meliputi: perubahan fisik individu seperti berat badan tinggi badan, dan lain lain.
b.      Proses kognitif, meliputi: perubahan pada pemikiran intelegensi dan bahasa.
c.       Proses sosial Emosional, meliputi: perubahan emosi dan kepribadian individu.
2.      Tahun-tahun pemulaan merupakan masa kritis artinya tahun tahun pertama kehidupan adalah sangat penting karena merupakan dasar perkembangan atau penentu perkembangan selanjutnya.
3.      Perkembangan individu bersifat holistik.
4.      Perkembangan mengikuti pola tentunya yang dapat diprediksi.
5.      Perkembangan dibantu oleh stimulasi (rangsangan).
6.      Perkembangan merupakan hasil kematangan dan belajar.
7.      Ada perbedaan induvidual dalam perkembangan.
8.      Perkembangan dipengaruhi oleh budaya.
9.      Setiap tahap perkembangan mempunyai tugas tugas perkembangan.

C.    Faktor-Faktor Pengaruh terhadap Perkembangan
Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal:
1.      Faktor internal adalah faktor keturunan, bakat yang dimiliki dan proses pematangan fungsi kognitif.
2.      Faktor eksternal adalah lingkungan sekitar nya dan proses belajar peserta didik.
Pola perkembangan setiap individu berbeda, dengan demikian faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan psikologis dilihat dari segi sudut pandang dan eksistensi tidak sama. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan psikologis adalah sebagai berikut:
1.      Faktor nativisme, menurut pendapat aliran ini menyatakan bahwa perkembangan manusia itu sepenuhnya ditentukan oleh faktor pembawaan atau faktor faktor yang dibawa sejak lahir.
2.      Faktor empirisme, teori ini berpendapat bahwa lingkunganlah yang menjadi penentu perkembangan seseorang baik buruknya perkembangan pribadi seseorang sepenuhnya ditentukan oleh lingkungan atau pendidikan.

3.      Faktor konfergensi, menurut teori ini baik unsur pembawaan maupun unsur lingkungan sama-sama merupakan faktor yang dominan pengaruhnya bagi perkembangan seseorang.

REVIEW KELOMPOK 2
Nama               : CINDI NOVITA SARI
NPM               : 1801051016
Kelas               : PGMI B SEMESTER 4
Tugas               : Review Kelompok 2
Mata Kuliah    : Psikologi Perkembangan


Sejarah Psikologi Perkembangan: Sejarah Lahir Dan Perkembangan Ilmu Psikologi Perkembangan, Madzhab/Aliran

Secara garis besar sejarah perkembangan psikologi dibagi menjadi tiga periodisasi, yaitu psikologi pada periode filsafat dimana psikologi masih menjadi bagian dari ilmu filsafat, periode psikologi sebagai bagian dari ilmu Faal, dan psikologi sebagai ilmu yang berdiri sendiri.

A.    Psikologi Sebagai Bagian Dari Filsafat (Psikologi Kuno)
Pada zaman dahulu, psikologi dipengaruhi oleh cara-cara berfikir dan terpengaruh oleh filsafat sendiri. Hal ini dimungkinkan karena para ahli psikologi pada masa itu juga adalah ahli-ahli filsafat. Pengaruh filsafat terhadap psikologi kuno, berlangsung sejak zaman Yunani Kuno sampai pada zaman pertengahan 400 SM sampai dengan 1800 SM. Pada zaman Yunani Kuno terkenal dua orang tokoh filsuf, yaitu Plato dan Aritoteles yang keduanya banyak menyelidiki hidup kejiwaan manusia serta alam ini. Plato terkenal dengan aliran fikirnya disebut Idealisme, sedangkan Aritoteles terkenal dengan lairan realisme. Tetapi meskipun berbeda, aliran, dalam soal kejiwaan mereka tidak jauh berbeda, baik dalam soal kejiwaan mereka ataupun pendapatnya.
Filsafat telah mempelajari gejala-gejala kejiwaan sejak 500-600 SM, yaitu melalui filsuf-filsuf yunani kuno. Diantara para filsuf itu, Thales (624-548 SM) yang dianggap sebagai bapak filsafat. Thales mengartikan jiwa sebagai sesutu yang supranatural. Jadi jiwa tidak ada, karena menurut Thales yang ada di alam ini hanyalah gejala alam (natural phenomena) dan semua gejala alam berasal dari air

B.     Psikologi Zaman Pertengahan
Psikologi sebagai bagian dari ilmu Faal (Fisiologi) muncul pada abad 19 seiring dengan kemajuan ilmu alam (natural science). Pada fase ini pemikiran tentang manusia terus berkembang dan banyak dilakukan eskplorasi fisiologis manusia secara empiris, seperti kemajuan-kemajuan di bidang fisiologis meliputi riset-riset di bidang aktifitas syaraf, sensasi dan otak yang memberi dasar empiris bagi fungsi-fungsi yang sebelumnya dianggap fungsi dari soul (jiwa), yang juga sebelumnya dianggap sangat abstrak.
Filsuf terbesar pada zaman pertengahan adalah Thomas Van Aquino (1225-1274). Beliau menulis Summa Theologiae, ajaran psikologinya mengikuti ajaran Aristoteles. Thomas berpendapat bahwa, jiwa dan raga manusia itu tidak dapat dipisahkan-pisahkan, ia menyebutnya sebagai dwimurti, artinya dua jalan, yakni jalan jasmani dan jalan rohani. Thomas juga mengajarkan tiga anima seperti Aristoteles, yakni ada tiga tingkatan jiwa, yaitu: anima vegetativa, anima sensitiva dan anima intellectiva.

C.    Psikologi Berdiri Sebagai Ilmu Pengetahuan
Pemikiran para filsuf Yunani Kuno terus sampai zaman Renaisan, yaitu zaman revolusi ilmu pengetahuan di eropa. Pengakuan bahwa psikologi sebagai ilmu pengetahuan baru muncul sekitar pada abad ke-19 atau beberapa waktu sebelum psikologi berdiri sendiri dan terlepas dari filsafat. Pada era ini Rene Descartes (1596-1650) seorang filsuf Prancis mencetuskan definisi bahwa ilmu jiwa (Psikologi) adalah ilmu tentang kesadaran. Psikologi sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang ilmiah muncul secara gradual. Sebagai penanda bahwa psikologi diakui keilmiahannya adalah berdirinya laboratorium psikologi pertama di dunia. Laboratorim itu dibangun oleh Wilhelm Wundt pada tahun 1879, di Leipzig, German.

D.    Psikologi di Indonesia
Keberadaan psikologi di indonesia dimulai pada tahun 1952. DI Indonesia, psikologi dibutuhkan dalam bidang kesehatan, bisnis, pendidikan, politik, permasalahan sosial, dan lain-lain. Psikologi di Indonesia diperkenalkan oleh Slamet Imam Santoso, seorang profesor psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

E.     Aliran/Madzhab Psikologi Perkembangan
Berikut ini adalah madzhab/aliran perkembangan perkembangan, diantaranya: strukturalisme (Wundt berpendapat psikologi sudah seharusnya mempelajari jiwa dari segi unsur-unsurnya dimana jiwa tersebut tersusun), fungsionalisme (diperkenalakan oleh William James yang minatnya begitu besar dalam hal telepatis spiritualisme, komunikasi dengan orang-orang yang telah meninggal), behavionisme (objek penelitian aliran ini adalah tingkah laku), asosiasionisme (diperkenalkan oleh Hobbes), psikoanalisis (diperkenalkan oleh Sigmund Freud), humanistik (aliran ini menekankan pahamnya pada kekuatan dan keistimewaan manusia), gestalt (teori ini mengatakan bahwa belajar adalah perubahan perilaku yang terjadi melalui pengalamn), dan psikologi islam (dipandang memiliki jangkauan yang lebih luas. Bukan hanya pemikiran dan praktik yang berasal dari agama Islam, tapi juga dari sumber-sumber lain yang dapat diterima atau tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Kelompok 12 (Masa Lanjut Usia)